Assalamualaikum Warrohmatullohi Wabarokatuh (^o^)/*
Maaf isi blog curhatan gajelas semua. gapunya buku harian soalnya. :p
Ok balik ke judul.
Pengen bikin 5W1H buat jadi pola dasar tiap bahasan di blog ini. gakpapa ya?
Ok, Sholat
secara simpel dia ngasih tau yang paling mudah dipahami.
ini pakai kata-kata saya sendiri yaa, sholat itu sarana komunikasi dengan sang Pencipta berupa Pujian dan Doa hanya untuk Allah dengan aturan dan tata cara yang telah ditentukan.
kata saya sendiri, sampai umur 28 tahun hanya bisa menyimpulkan arti kata sholat segitu saja. Pujian dan Doa inipun gw tau setelah tau arti bacaan sholat. parah banget emang.
*luar biasa! ngapain aja saki dari dulu? ya makanya ini mau belajar sambil baca-baca.*
oke, sekarang kita ambil dari sumber lain ya:
Ini dari Wikipedia (Dipilih karena ini referensi paling umum di search engine):
Shalat ([sαlat'] bahasa Arab: صلاة; transliterasi: alāt; variasi ejaan: shalat, solat, sholat) merujuk kepada ibadah pemeluk agama Islam. Menurut syariat Islam, praktik salat harus sesuai dengan segala petunjuk tata cara Nabi Muhammad sebagai figur pengejawantah perintah Allah.
Ini dari Muslim.or (Dipilih karena kalimatnya enak dibaca):
Selanjutnya Ibnul Qoyyim rahimahullah menggambarkan ibadah shalat dengan gambaran yang sangat indah, agar kita benar-benar merasa bahwa shalat adalah sebuah kebutuhan yang mendasar dalam hidup kita. Beliau mendeskripsikan hal ini dengan mengatakan, “Ketika Allah Subhanahu menguji seorang hamba dengan ujian syahwat dan sebab-sebab yang mengantarkan kepadanya -baik dari dalam maupun dari luar dirinya- maka tuntutan kesempurnaan hikmah-Nya dan Ihsan-Nya kepada hamba tersebut, Allah persiapkan baginya sebuah hidangan (bagi hatinya) yang mengumpulkan beraneka ragam warna, persembahan, selera dan anugerah. Allah mengundang hamba tersebut untuk menghadiri jamuan hidangan (shalat) itu dalam sehari lima kali, dan menjadikan setiap macam dari hidangan tersebut (baca: dalam setiap shalat) sebuah kelezatan, manfaat dan kemaslahatan (tersendiri) bagi hamba yang diundang untuk menyantap hidangan tersebut, yang tidak didapatkan dalam macam hidangan yang lain (dalam shalat yang lainnya) agar menjadi sempurna kelezatan yang dirasakan oleh hamba itu dalam setiap macam peribadatan. Allah juga hendak memuliakannya dengan segala jenis kemuliaan, sehingga setiap perbuatan ubudiyyah (peribadatan) itu menghapus hal yang tercela dan hal yang Dia benci, dan agar Allah mengganjarnya dengan cahaya yang khusus, kekuatan dalam hati dan anggota tubuhnya serta pahala yang khusus pada hari perjumpaan dengan-Nya” (Dzauqush Shalah, Ibnul Qoyyim. Hal.8).
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/25200-hakekat-shalat.html
Jadi tau ya apa itu sholat?
kalimatnya bisa berbeda, tapi bisa saya buat pakai kalimat saya (lagi):
Sholat merupakan bentuk panggilan Allah terhadap umatNya, merupakan bentuk ibadah khusus (Rukun Islam ke 2) yang tata caranya sudah diatur sesuai yang dicontohkan Rosululloh baik gerakan dan bacaan ibadah ini.
Sudah baca tulisan saya yang ini? *Klik*
Kalau belum, silahkan baca.
Kalau sudah, ya dibaca lagi juga oke sih.
Karena kurang lebih sama, sama-sama berdoa,
Secara spesifik saya tulis 3 aja ya.
MENUNAIKAN RUKUN ISLAM KEDUA
Kamu muslim? Yaudah manut aja
karena Allah menciptakan Jin dan Manusian semata-mata untuk menyembahNya, dan Sholat merupakan bentuk ibadah penyembahan kepadaNya. Memuji keagungannya dan berharap hanya padaNya.
Coba baca terjemahan bacaan sholat, ini saya kasih contoh aja yaa:
Bentuk pujian pada Allah:
Bacaan Ruku'
Bacaan Sujud
Bentuk harapan pada Allah:
Bacaan Duduk diantara dua sujud
Kurang komplit apa coba bacaan sholat itu?
MasyaAllah
MENGINGAT ALLAH
Selayaknya fungsi ibadah adalah untuk mengingat Allah. seperti pada QS At Thaha ayat 14
baca surat ini, jadi inget sesuatu.
Dulu temanku itu pernah bilang "Kenapa Tuhan kita disebut Allah dik?"
Mana Tau, kepikiran pertanyaan itu saja engga.
lalu temanku itu bilang "Allah sendiri yang minta disebut seperti itu. di QS At Thaha ayat 14. Inna nii anallaha"
*ya Allah, aku bersyukur sekali Kau pertemukan aku dengan temanku ini.*
MENCEGAH PERBUATAN KEJI DAN MUNGKAR
Ini dari Alquran (QS. Al ankabut:45)
ini pernah dibahas juga sama teman yang saya sebut diatas tadi.
kalau masih melakukan kelakuan yang keji dan mungkar, berarti masih ada yang salah dalam sholatnya.
Wallah'alam
oia, tadi pagi buka Instagram dan ada banyak video pendek disana. salah satunya tentang ini.
Inna sholata tanha 'anil fahsyaai wal mungkar.
Kata Fahsyaa disini cenderung ke perbuatan dosa batiniah seperti karena syahwat. *T_T*, iri, dengki, hasad, dll
sedangkan kata Mungkar disini untuk perbuatan dosa lahiriyah seperti, mencuri, merampok, bergunjing, dll
jadi, masih gimana sholatnya? sudah bener? *Shame on me!*
PENGHAPUS DOSA-DOSA YANG TELAH LALU
Ini Rosululloh yang bilang, akan menghapus dosa-dosa HambaNya.
MasyaAllah sholat itu yaa.
Alhamdulillah
kalau kalian googling mengapa harus sholat itu ada buanyak buangettt alasannya. silahkan baca-baca gengs, disini saya menampilkan yang saya mau insert dipikiran (dan hati) saya. ya 3 hal diatas dulu.
Maaf isi blog curhatan gajelas semua. gapunya buku harian soalnya. :p
Ok balik ke judul.
Pengen bikin 5W1H buat jadi pola dasar tiap bahasan di blog ini. gakpapa ya?
Ok, Sholat
1. What / Apa
eh seorang teman pernah bilang "Sholat itu berdoa dik"secara simpel dia ngasih tau yang paling mudah dipahami.
kata saya sendiri, sampai umur 28 tahun hanya bisa menyimpulkan arti kata sholat segitu saja. Pujian dan Doa inipun gw tau setelah tau arti bacaan sholat. parah banget emang.
*luar biasa! ngapain aja saki dari dulu? ya makanya ini mau belajar sambil baca-baca.*
oke, sekarang kita ambil dari sumber lain ya:
Ini dari Wikipedia (Dipilih karena ini referensi paling umum di search engine):
Shalat ([sαlat'] bahasa Arab: صلاة; transliterasi: alāt; variasi ejaan: shalat, solat, sholat) merujuk kepada ibadah pemeluk agama Islam. Menurut syariat Islam, praktik salat harus sesuai dengan segala petunjuk tata cara Nabi Muhammad sebagai figur pengejawantah perintah Allah.
Ini dari Muslim.or (Dipilih karena kalimatnya enak dibaca):
Selanjutnya Ibnul Qoyyim rahimahullah menggambarkan ibadah shalat dengan gambaran yang sangat indah, agar kita benar-benar merasa bahwa shalat adalah sebuah kebutuhan yang mendasar dalam hidup kita. Beliau mendeskripsikan hal ini dengan mengatakan, “Ketika Allah Subhanahu menguji seorang hamba dengan ujian syahwat dan sebab-sebab yang mengantarkan kepadanya -baik dari dalam maupun dari luar dirinya- maka tuntutan kesempurnaan hikmah-Nya dan Ihsan-Nya kepada hamba tersebut, Allah persiapkan baginya sebuah hidangan (bagi hatinya) yang mengumpulkan beraneka ragam warna, persembahan, selera dan anugerah. Allah mengundang hamba tersebut untuk menghadiri jamuan hidangan (shalat) itu dalam sehari lima kali, dan menjadikan setiap macam dari hidangan tersebut (baca: dalam setiap shalat) sebuah kelezatan, manfaat dan kemaslahatan (tersendiri) bagi hamba yang diundang untuk menyantap hidangan tersebut, yang tidak didapatkan dalam macam hidangan yang lain (dalam shalat yang lainnya) agar menjadi sempurna kelezatan yang dirasakan oleh hamba itu dalam setiap macam peribadatan. Allah juga hendak memuliakannya dengan segala jenis kemuliaan, sehingga setiap perbuatan ubudiyyah (peribadatan) itu menghapus hal yang tercela dan hal yang Dia benci, dan agar Allah mengganjarnya dengan cahaya yang khusus, kekuatan dalam hati dan anggota tubuhnya serta pahala yang khusus pada hari perjumpaan dengan-Nya” (Dzauqush Shalah, Ibnul Qoyyim. Hal.8).
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/25200-hakekat-shalat.html
Jadi tau ya apa itu sholat?
kalimatnya bisa berbeda, tapi bisa saya buat pakai kalimat saya (lagi):
Sholat merupakan bentuk panggilan Allah terhadap umatNya, merupakan bentuk ibadah khusus (Rukun Islam ke 2) yang tata caranya sudah diatur sesuai yang dicontohkan Rosululloh baik gerakan dan bacaan ibadah ini.
2. Why/ Mengapa
Kalau belum, silahkan baca.
Kalau sudah, ya dibaca lagi juga oke sih.
Karena kurang lebih sama, sama-sama berdoa,
Secara spesifik saya tulis 3 aja ya.
MENUNAIKAN RUKUN ISLAM KEDUA
Kamu muslim? Yaudah manut aja
karena Allah menciptakan Jin dan Manusian semata-mata untuk menyembahNya, dan Sholat merupakan bentuk ibadah penyembahan kepadaNya. Memuji keagungannya dan berharap hanya padaNya.
Coba baca terjemahan bacaan sholat, ini saya kasih contoh aja yaa:
Bentuk pujian pada Allah:
Bacaan Ruku'
Bacaan Sujud
Bentuk harapan pada Allah:
Bacaan Duduk diantara dua sujud
Kurang komplit apa coba bacaan sholat itu?
MasyaAllah
MENGINGAT ALLAH
Selayaknya fungsi ibadah adalah untuk mengingat Allah. seperti pada QS At Thaha ayat 14
baca surat ini, jadi inget sesuatu.
Dulu temanku itu pernah bilang "Kenapa Tuhan kita disebut Allah dik?"
Mana Tau, kepikiran pertanyaan itu saja engga.
lalu temanku itu bilang "Allah sendiri yang minta disebut seperti itu. di QS At Thaha ayat 14. Inna nii anallaha"
*ya Allah, aku bersyukur sekali Kau pertemukan aku dengan temanku ini.*
MENCEGAH PERBUATAN KEJI DAN MUNGKAR
Ini dari Alquran (QS. Al ankabut:45)
ini pernah dibahas juga sama teman yang saya sebut diatas tadi.
kalau masih melakukan kelakuan yang keji dan mungkar, berarti masih ada yang salah dalam sholatnya.
Wallah'alam
oia, tadi pagi buka Instagram dan ada banyak video pendek disana. salah satunya tentang ini.
Inna sholata tanha 'anil fahsyaai wal mungkar.
Kata Fahsyaa disini cenderung ke perbuatan dosa batiniah seperti karena syahwat. *T_T*, iri, dengki, hasad, dll
sedangkan kata Mungkar disini untuk perbuatan dosa lahiriyah seperti, mencuri, merampok, bergunjing, dll
jadi, masih gimana sholatnya? sudah bener? *Shame on me!*
PENGHAPUS DOSA-DOSA YANG TELAH LALU
Ini Rosululloh yang bilang, akan menghapus dosa-dosa HambaNya.
MasyaAllah sholat itu yaa.
Alhamdulillah
kalau kalian googling mengapa harus sholat itu ada buanyak buangettt alasannya. silahkan baca-baca gengs, disini saya menampilkan yang saya mau insert dipikiran (dan hati) saya. ya 3 hal diatas dulu.
3. When/ Kapan
Karena merupakan ibadah khusus yang sudah ada tata cara dari Takbirotul Ihram sampai salam, waktunya pun sudah ditentukan untuk masing-masing sholat. apalagi sholat wajib.
Berikut dari Alquran QS. Annisa; 103
dan untuk sholat sunnah juga ada waktu-waktu khususnya sendiri. bukan cuma karena waktu tapi juga karena peristiwa-peristiwa tertentu. seperti Sholat Gerhana dan Sholat Ghaib, mesti dibaca tuntunan sholatnya satu per satu.
oia, ada juga waktu-waktu yang dilarang sholat lho. ini diambil dari http://www.nu.or.id/post/read/83981/lima-waktu-yang-diharamkan-shalat
Pertama, ketika terbitnya matahari.
Waktu haram shalat yang pertama ini dimulai sejak mulai terbitnya matahari sampai dengan meninggi sekira ukuran satu tombak. Dalam rentang waktu tersebut tidak diperbolehkan melakukan shalat. Namun bila posisi tinggi matahari sudah mencapai satu tombak maka sah melakukan shalat secara mutlak.
Kedua, ketika waktu istiwa sampai dengan tergelincirnya matahari selain pada hari Jum’at.
Waktu istiwa adalah waktu di mana posisi matahari tepat di atas kepala. Pada saat matahari berada pada posisi ini diharamkan melakukan shalat. Perlu diketahui bahwa waktu istiwa’ sangat sebentar sekali sampai-sampai hampir saja tidak bisa dirasakan sampai matahari tergelincir.
Ketiga, ketika matahari berwarna kekuning-kuningan sampai dengan tenggelam.
Keempat, setelah melakukan shalat subuh sampai dengan terbitnya matahari.
Keharaman shalat pada waktu ini berlaku bagi orang yang melakukan shalat subuh secara adâan atau pada waktunya.
Kelima, setelah melakukan shalat ashar sampai dengan tenggelamnya matahari.
Sebagaimana diharamkan melakukan shalat setelah shalat subuh di atas juga diharamkan melakukan shalat bagi orang yang telah melakukan shalat ashar secara adâan atau pada waktunya.
shalat yang dilarang dilakukan pada lima waktu tersebut adalah shalat sunah mutlak atau shalat sunah yang memiliki sebab yang terjadi setelah shalatnya dilakukan.
Shalat sunah mutlak adalah shalat sunah yang tidak terikat dengan apapun. Ia dilakukan begitu saja tanpa adanya sebab tertentu. Sebagai contoh, ketika Anda memiliki waktu luang dan ingin mengisinya dengan ibadah kepada Allah maka Anda bisa melakukan shalat dua rokaat atau lebih. Shalat seperti ini disebut shalat sunah mutlak. Kapanpun dan di manapun Anda bisa melakukannya, hanya saja dilarang dilakukan pada kelima waktu tersebut di atas.
Adapun shalat sunah yang memiliki sebab yang terjadi setelah dilakukannya shalat sebagai contohnya adalah shalat sunah safar, yakni shalat sunah yang dilakukan ketika seseorang hendak melakukan satu perjalanan. Sebab dilakukannya shalat sunah ini adalah adanya perjalanan yang akan dilakukan. Karena perjalanannya—sebagai sebab—baru akan dilakukan setelah dilakukannya shalat maka shalat sunah safar tidak diperbolehkan dilakukan pada kelima waktu yang dilarang.
Perlu diketahui juga bahwa keharaman melakukan shalat di lima waktu tersebut tidak berlaku di tanah suci Makah. Artinya, di tanah suci Makah seseorang diperbolehkan melakukan shalat apapun di waktu kapanpun yang ia mau, termasuk di salah satu dari lima waktu yang diharamkan.
Paham ya? :D
4. Where/ Dimana
Dimana saja dan harus suci dari najis
Shalat ditempat pembuangan sampah, tempat penyembelihan hewan, ditengah – tengah jalan, shalat di kamar mandi, shalat di Kuburan, shalat di Kandang Unta dan shalat diatas bangunan Ka’bah Mekkah.
5. Who/ Siapa
Siapa yang diwajibkan untuk Sholat:
berdasarkan Syarat wajib sholat:
1. Muslim
2. Baligh
3. Berakal
yang tidak memenuhi syarat wajib tersebut terbebas dari wajib sholat.
sedangkan untuk syarat sahnya sholat:
1. Suci badan dari hadas dan najis
2. Menutup aurat dengan pakaian yang suci
3. Berada di tempat yang suci
4. Mengetahui masuk waktu sholat
5. Menghadap kiblat
6. How/ Bagaimana
Bagaimana cara menunaikan sholat?
Ada banyak banget buku tata cara sholat yang benar. silahkan dibaca. dan dipraktekan.
Ya Allah, maaf cuma bisa segini nulisnya.
Ciracas, 26 Desember 2018






